(info penipuan) sumbangan berupa membeli buku voucher

well,pernah tidak anda di datangi oleh seseorang di mall, atau toko buku, lalu anda di ajak ngobrol dan di tawarkan buku yang isinya adalah voucher merchant di tempat tertentu dan dengan membeli buku tadi anda dianggap sudah membantu anak yatim, anak dengan kebutuhan khusus, atau anak rimba. dan ternyata itu adalah modus penipuan. di sini bukanya saya mau meruntuhkan niat mulia anda dalam membantu sesama, apa lagi yang dibantu adalah anak yang memerlukan bantuan tetapi, saya sendiri ingin memberantas para penipu yang mengatasnamakan anak kecil yang perlu bantuan “kemanusiaan”, karena penipuan ini marak di lakukan kepada anak muda, terutama anak muda yang nongkrong di tempat tempat yang nongkrong di kalangan anak muda. misalkan saja di mall, di sevel, di kfc, di AW, di toko buku, dll, dan saya sendiri sudah 2 kali di coba tipu oleh mereka.

20140815_142817_zpsajbdasfk.jpg

sebenernya awalnya sendiri saya tidak merasa bahwasanya kegiatan mereka adalah penipuan, tetapi setelah sata telaah lebih lanjut, dan membaca dari beberapa refrensi, terutama refrensi dari blogger cantik nan kinyis kinyis ellejess ternyata, hal tersebut adalah penipuan yang sangat besar efeknya, dan mari kita bahas. ngoahhaha

modus awal ya seperti menjual buku untuk membantu anak yang membutuhkan, buku tersebut adalah buku voucher, isinya adalah kupon untuk di potong dan di pergunakan untuk diskon, harganya bervariasi dari 100 ribu rupiah hingga 150 ribu rupiah (mungkin ada yang lebih mahal) tetapi karena sasaranya anak muda biasanya nominalnya tidak terlalu besar. buku ini memiliki kedaluarsa voucher biasanya masa kedaluarsanya sekitar 3-6 bulan saat di jual oleh penipu tadi. dan di dalamnya terdapat tulisan dengan voucher tadi anda sudah menghemat 500 ribu rupiah, bayangkan saja, kita membantu anak yatim, plus kita mendapatkan diskon, apa lagi diskon di tempat nongkrong anak muda, apa tidak mengairahkan sekali coba? ngoahhaha

lalu apasih letak penipuanya? setelah di teliti lembaga yang disebutkan dibuku tadi real kok, gak nipu nipu, lalu dimana letak penipuanya?  yah bisa dibilang letak penipuanya adalah di penyampaian ucapan, sebenarnya mereka menjual produk berupa buku voucher yang sebenernya tidak terlalu berguna dan setiap transaksinya, ada sebagian di sumbangkan sekitaran 10 ribu rupiah perbuku. di sini mungkin anda belum curiga, tetapi ternyata dalam penyampaianya para penyamun penual vocher tadi menjelaskan kalau mereka mengajak kita menyumbang dengan membeli 100 ribu rupiah. dan dengan menyumbang maka kita akan mendapatkan voucher sebagai bonus.

Screen Shot 2013-08-17 at 2.09.50 AM.png

bayangkan saja kita niat menyumbang 100 ribu rupiah, tetapi malah hanya diambil 10%nya saja, dan yakinlah dari para pembeli buku voucher tadi, berapa orang yang menggunakan buku voucher tadi? ngoahhahahha

sebenarnya menjual buku dengan mengambil beberapa persen sebagai sumbangan adalah hal yang baik, hanya saja penyampaianya yang harus di perbaiki, misalkan mereka mengaku menjual buku voucher, dan hanya 10% dari harga buku tadi di gunakan untuk menyumbang yayasan anak, atau sebagainya, hal terpenting juga karena mereka menjual voucher, dan namanya menjual sudah masuk provit oriented, mereka harusnya menyebutkan, berapa persen ke yayasan tadi, berapa persen masuk ke kantong penyamun penjual voucher, karena apa? karena jangan sampai niat menyumbang anak cacad menjadi menyumbang salles buku cacad otak. ngoahhahahhaha

melihat kelakuan para salles buku voucher tadi lama lama kok saya menjadi muak dan merasa geram, glagat dan kelakuanya mirip dengan para calo produk MLM yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan para konsumen, dengan cara menipu, memelintirkan kata kata agar orang termakan jebakan mereka. yah saya tahu mereka sedang cari uang untuk hidup, tetapi apakah mencari uang harus menipu? menjual kepada emak emak arisan yang suka diskon kan banyak? tanpa perlu embel embel amal lah, lha lagian yang di sumbangkan oleh para penyamun tadi hanya 10% harga voucher buku, kalah donk sama tukang sate madura yang menyumbangkan 25% penghasilanya kepada anak yatim?, dan hebatnya mereka menyumbang dengan mengatasnamakan pembeli / pelanggan warung sate madura tadi. padahal mereka tidak pernah nulis embel embel makan sate sekalian nyumbang. ngoahhahah.

yah, kalau di pikir sebenarnya kebanyakan anak muda jaman sekarang sangat gemar melakukan kegiatan kemanusiaan, seberapa burukpun kelakuan mereka, biasanya kalau urusan kemanusiaan mereka tergerak hatinya, walau responya berbeda beda. tetapi intinya anak muda jaman sekarang sudah banyak yang peduli peduli, sayangnya kembali lagi ada mahluk mahluk busuk yang memanfaatkan kelengahan/ kepolosan / kekurang waspadaan anak muda untuk mendapatkan keuntungan busuk seperti ini.

Screen Shot 2013-08-17 at 2.22.14 AM.png

untuk anda yang khususnya ingin menyumbang kepada yayasan atau apalah, demi sumbangan kemanusiaan, saran saya sebaiknya di kaji lagi, jangan asal ikut ikutan menyumbang. kalau ingin menyumbang, pastikan saja dahulu siapa yang di sumbang, jangan mentang mentang membawa nama yayasan langsung kita latah menyumbang. cara terbaik untuk memberikan sumbangan adalah dengan menyumbangkan kepada orang di sekitar kita, jangan pikirkan orang di luar pulau, diluar negeri,dll, sementara anak tetangga kita masih kesulitan untuk makan dan pendidikan. jika memang ingin menyumbang sebaiknya sumbanglah dengan apa yang mereka butuhkan, bukan dengan uang, apalagi uang tadi di sampaikan kepada manusai manusia sembarangan, jika mau menyumbang uang, diusahakan sampai langsung, jika melalui yayasan ya langsung ke yayasan, dengan melalui nomor rekening resmi mereka jangan melalui tukang minta sumbangan, apapun bentuk mereka.

last, semakinlah waspada dengan para manusia penyamun biadab yang sangat suka membawa bawa nasib anak yatim, anak kanker, anak luar pulau, dll sebagai tameng mereka dalam melakukan penipuan, penipuan itu memang banyak trik dan modusnya guys, penipuan terjadi bukan hanya karena ada niat pelakunya, tetapi karena adanya kesempatan. waspadalah waspadalah. ngoahahhahahha

NB: foto barang bukti diambil dari blog kinyis kinyis ellejess dan kaskus. ngoahahaha

Iklan

26 pemikiran pada “(info penipuan) sumbangan berupa membeli buku voucher

  1. Wah?! Modusnya makin canggih dan nekat…. Sekitar thn 2007/2008 maaf lupa krn termasuk bagian yg tdk ingin dikenang…cukup sbg pelajaran saja….sy terjebak oleh iklan lowongan pekerjaan di koran, trnyata kerjaannya jualan kupon diskon door to door…..
    Tapi wkt itu jualannya msh straight to the point tdk ada iming2 atau gimmick sumbangan dll…bener2 pure jualan kupon….mungkin skrg makin susah jualan sehingga harus dgn trick tipu2 spt itu

    Suka

    • Kita entar disamperin om sama sallesnya, ngomongnya kita di suruh membantu anak yayasan mana, entar setelah kita nyumbang kita dapet buku voucher

      Tetapi ternyata sebenernya kita membeli buku voucher yang hanya diambil 10% untuk menyumbang ke yayasan tersebut

      Ngoahahah

      Disukai oleh 1 orang

  2. Wah aku semalem abis nyumbang, malah mau ambil satu lgi. Haha.
    Tpi ini anak2 kampus ngakunya, kontakny juga real. Tpi klo modusny “curi uang kita untk kpntingan pribadi, lalu sebagian d sumbngkan sih masuk akal”. Pas ngomong sih tdk kesebut. Tp di bukunya trtulis 30% laba bersih di sumbngkan ke YCHI.
    semoga berkah saja, niat baek insyaallah dpt balasan baek dri ALLAH SWT

    Suka

    • 30%? itu kecil, kalo saya pribadi mending 100% buat nyumbang, yang di masalahin sebenernya bukan berapa persenanya, tapi dia jual buku voucher, tapi ngakunya menyumbang, padahal nyumbang gak nyampe setengah harga, kan gak logis

      Suka

  3. Bener jg ternyata ada unsur penipuan. Baru tadi siang kena di bandara Juanda Sby. Lg bengong2 nungguin ortu blm mendarat.. dtglah cewek yg ngaku dr jur komunikasi ptn di jabar. Ini adalah bagian dr tugas kuliahnya.. Udah curiga bgt sebenernya tp penampilan dan penyampaiannya meyakinkan bgt. Akhirnya beli deh 1 buku. Penasaran bgt akhirnya googling dan ternyata…. Mdh2an siapapun yg mengorganisir ini semua segera insyaf dan bertobatlah… Cari jalan yg lbh halal dlm mencari rezeki..

    Suka

  4. Ya ampun akhirnya ada yg bahas juga, sering bgt ditawarin tiba2 diajak ngobrol, sok akrab, dipuji basa basi, udah pernah beli 2x 😩 Aduh modusnya sih ngaku mahasiswi dari pts di bandung juga buat tugasnya hiks terus penasaran nyoba searching ternyata ada yg sama juga.

    Suka

  5. Ping balik: teknik menawarkan ala penjual buku voucher mirip dengan MLM | jildhuz

Berikan Tanggapan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s