[Cerita isnpirtif]Pengakuan mantan member MLM yang taubat (alhamdulillah)

Saya mendapatkan artikel ini dari posting kaskus disini, dimana di bahas tentang kebencian terhadap MLM, tetapi saya tidak share thread dari TS, melainkan saya menshare komentar seorang mantan member MLM yang menyesal mengikuti MLM ini. Mungkin ini termasuk MLM berkedok, tapi tidak ada salahnya menyimak dan membaca, karena kisahnya sangat inspiratif, mari kita baca.

Original Posted By andrew5454k ►
Perkenalkan, saya seseorang dari dusun Tenandon, sebuah dusun yang takan nampak di peta di daerah Lombok Tengah, datang ke Solo niatnya sih buat kuliah? Kok nyambi jadi “virus impian”.?
Aku akuin belakangan ini asik banget dah aku Online buat mbahas mengenai bisnis MLM atau sebangsanya. Khususnya PT. Duta Network Indonesia (DNI) penipu menipu MLM pulsa yang para anggotanya gag jual pulsa sama sekali, dan tentunya bikin saya rugi secara moril.
Jujur mungkin banyak yang tahu kalau aku pernah njalani usaha ini.
Diantara mereka yang pesimis akan usaha ini, aku pernah jadi orang yang paling optimis.
Diantara orang-orang yang menjelek-jelekan, aku pernah menjadi orang yang paling membanggakannya.

Mengapa semua berubah?

Dari usaha ini toh aku pernah mendapatkan “hasil” yang lumayan..
Semua bermula disetiap aku mendapatkan hasilnya, mulai dari beberapa orang yang bilang ini “HARAM” termasuk pacarku sendiri yg bawel itu, aku masih berpositif thinking kalau ini “HALAL”.

Semakin difikir, keyakinanku semakin terkikis walau sekuat mungkin aku mempertebalnya. kayaknya aku mulai sadar udah kena Cuci otak Duta Network Indonesia (DNI) ini.

Hasil yang kudapat adalah dari orang-orang yang mengeluarkan uangnya untuk “gabung”. Entah itu teman, sahabat ataupun orang yang tak aku kenal. Dan mereka (teman2ku) yang sebenarnya aku ajak adalah karena waktu itu aku ingin merekapun sukses, sebuah niat yang baik menurut aku yang dulu yakin kalau mereka akan senang. Yaah, aku lagi kena cuci otak waktu itu.

Yah, semua bermula dari niat baikku. Namun semakin aku menyadari, temannya-temanku (downline) akan menjadi orang yang dirugkan. Tak dipungkiri memang aku mendapat banyak teman dan kenalan dari bisnis ini. Namun yaitu tadi “perang batin” terhadap konsep yang merugikan downline. (saya harap anda sudah paham). Akupun tidak menyalahkan Uplineku (orang yang mengajakku) dalam bisnis ini, karena diapun dulu yakin dan meniatkan agar akupun punya penghasilan tambahan. Saya tetap berterimaksih banyak.

HASIL yang didapat dari bisnis ini TIDAK AKAN PERNAH lebih besar dari kerugian orang yang belum menghasilkan (downline).

Sampai aku putuskan sendiri untuk menghentikan semuanya dan diam saja menyaksikan para downline dan rekan yang masih semangat.
Sampai mungkin beberapa orang tahu, aku pernah kena musibah (laptopku hilang dicuri) yah, semua tetap aku tutup2i, biar saja hilang, aku anggap sebagai ganjaran atas “dosaku” pada teman-temanku. (bagi yg ga suka saya, silakan disukuri). Sampai sekarang, sedikit yang tau tentang musibah itu, sekarang aku kasih tau, biar kalian tahu betapa merasa berdosanya aku pada apa yang dulu aku yakini. Rasa kehilanganku, gag sebesar penyesalanku.

Mbk.Ryza sebagai downlineku yang sudah aku anggap sebagai kakakku sendiri mempertanyakan tanggungjawabku pada para downlineku, maaf mbak, saya tak akan bertanggungjawab dengan cara membantu mereka menjalani usaha ini, (makanya SMS mbak nggak aku bales) semakin aku membantu, akan semakin bertambah penyesalanku.

Sampai akhirnya saya putuskan untuk mempublikasikan pemikiran saya tentang usaha ini di FB kepada mereka yang belum tahu, atau yang sudah tahu. Sungguh bukan aku pengen agar kalian tidak sukses. Namun cukup sampai disini kerugian yang kalian timbulkan pada orang lain.

Bagi yang merasa sukses dari usaha ini, saya yakin ada puluhan bahkan ratusan orang yang sudah kalian rugikan atas kesuksesan kalian. Kalau itu salah, saya berani njilat jalan Solo-Lombok sampe kinclong,!!!!!
Saya mungkin dicap sebagai Virus Impian oleh mereka yang “positif” di Duta Network Indonesia. menurut saya, ini bentuk kepedulian saya terhadap orang-orang yang dirugikan atau “akan” dirugikan kedepannya.

Diantara kalian, mungkin saya orang yang lebih berpotensi sukses diusaha ini (manusia harus optimis) saya pinter nipu (tanya saja pacar saya kalo nggak percaya), punya banyak teman dan kenalan yg belum sempet aku ajak, khususnya di Lombok, banyak yang tidak tahu konsep MLM Duta Network penipu ini, saya kenal ratusan orang yang saya rasa mudah untuk diajak “gabung” dan saya tahu bagaimana caranya mengajak. Namun, suksesku bukan sukses dari makan temen atau mengkanibalkan teman sendiri.

Sebelum menyadarinya, saya menjalani usaha Duta network ini murni karena ingin membentu teman-teman yang saya rasa memang sama seperti saya, butuh penghasilan tambahan. Mungkin terkesan seperti malaikat dulunya, namun kini aku sadari aku setan yang menumbalkan beberapa orang. Yups, saya berdosa, menyesal dengan sangat.

Nasi sudah menjadi bubur, andai saya bisa, Demi Allah saya akan mengembalikan uang-uang mereka yang sudah gabung dibawah (hak usaha) saya.!!
Saya pengen mereka sukses, namun tidak dengan jalan ini. Saya nggak pengen orangtua saya merasa bangga atas kesuksesan anaknya tanpa ia tahu dosa jariyah anaknya yang telah merugikan banyak orang untuk kesuksesannya. Bahkan dulu di sawah, orangtua saya melarang saya makan sebelum pekerja2nya dipastikan dapet jatah semua, padahal waktu itu saya juga ikut kerja. Sekarang mana bisa saya berfikir untuk sukses dari hak-hak mereka?

Saya tahu betul konsekuensi dari apa yang saya perbuat ini. Mulai dari dihapus sebagai teman di FB oleh orang-orang yang dulu saya anggap sauadara, Sampai kontrakan dilempari batu oleh orang yang nggak aku kenal, udah semua kejadian tuh.
apakah pertemanan itu sebatas kesamaan paham? Saya dengan Dino saja sering buanggget beda pendapat, tetap akur-kur aja sampe sekarang. But, it’s oke. . . tetep lanjut, saya pengen semua tau pendapat dan pengalaman saya sebagai pembelajaran kita bareng2 dan dengan begini penyesalan saya tersalurkan.
Ben manthab, Ploooong rasanya….

Saya sangat amat membenci bisnis ini, tapi tidak orang-orang yang didalamnya. Saya hanya membagi pendapat atas apa yang sudah saya lakukan. Saya rasa persahabatan tidak dilandaskan oleh persamaan paham saja, beda pendapat bukan alasan untuk saling membenci.

Ini curhat? Pengakuan dosa? Ocehan? Entahlah!!!
Saya memang bukan orang yang fanatik terhadap Agama, bukan Power Ranger si pembela kebenaran. Hanya ingin meminta maaf pada Downline, itu saja. Saya tidak pernah bermaksud merugikan kalian. Banyak yang merasakan hal yang sama pastinya, namun siapa yang benar-benar berani mengakuinya.?
Bagi yang “positif” pada Duta Netshit Ini, saya bukan hendak membunuh impian kalian, silakan gapai sebisa kalian, apa mungkin saya hanya orang yang berputus asa sebelum berhasil?
TIDAK, saya pasti berhasil, dalam hidup semua butuh perjuangan, namun apa dan bagaimana kamu memperjuangkannya? Sudah yakinkah dengan jalanmu? Saya yakin jalan saya adalah jalan yang kelak akan bisa saya banggakan.!!
.
saya hanya manusia, opini boleh beda-beda, tanya saja pada hati masing-masing. jangan liat siapa yang berpendapat apa, namun silakan nilai dengan hati masing-masing. Fuck DNI

IMG_5049

IMG_5050

IMG_5051

Pendapat saya adalah, hidup adalah pilihan, entah anda mau menjadi orang baik atau tidak. Orang benar atau tidak. Tetapi, anda harus paham bahwa didalam diri anda, sesungguhnya anda memiliki sifat kemanusiaan, yang tidak tega membuat banyak manusia menderita.

Mungkin anda pernah menipu seseorang di bisnis MLM dan money game, Tetapi percayalah, cara terbaik untuk bertaubat adalah dengan berhenti dari MLM dan money game tersebut dan tidak lagi berurusan dengan segala bentuk bisnis seperti itu

dan jika anda masih tidak merasa tenang akan kesalahan dimasa lalu maka cara terbaik adalah memerangi segala ketidak adilan ini

Iklan

35 pemikiran pada “[Cerita isnpirtif]Pengakuan mantan member MLM yang taubat (alhamdulillah)

  1. ohh too sad to hear that, tapi saya juga anti MLM, tapi saya baru bergabung Ke Biogreen Science, itu perusahaan nyata dan ownernya sudah jelas, sudah diuji klinis, bahkan sudah punya surat-surat izin, produk sehat.. Biogreen ini ada bisnis network jaringan bukan MLM karena tidak ada Level yang harus dicapai.. ini tidak mengenal pangkat.. bisnis ini bukan untuk mencari member, tapi untuk membangun jaringan network bersama, dan akan membuat kalian jadi leader.. menikmati penghasilan kita bersama-sama.. kalau ragu, boleh baca http://www.biogreenscience.com 🙂 saya tidak bermaksud untuk mengajak kalian, tapi ini benar-benar nyata..

    Suka

  2. Haai gan. Saya jadi pingin sharing juga. Sebenernya ini hal yg saya pendam sendiri, ngga ada yg tau selain saya sm Tuhan.
    Waktu awal2 kuliah dulu, saya tiba2 diajak sm temen buat ikut meeting kecil2an. Awalnya entah meeting apa, saya ngga tau. Cuma temen saya mukanya melas gitu minta ditemani. Yasudahlah saya ikut.
    Waktu sampai di tempat, eeh ternyata meeting recruiting/prospek MLM (lupa MLM mereka apa, udah lama sih. Tapi sepertinya ada Duta2nya juga). Waktu itu salah satu temen kuliah saya ada yg sudah ikut, dan dia mengajak teman saya yg perempuan untuk ikut pertemuan. Jadilah teman saya yg perempuan itu daftar jadi downline dia. Waktu itu sih saya udah kental anti MLM.
    Tapi mereka itu ngomongnya alus bener ya bahasanya. They know which exact buttons to push. Pinter banget, ngena banget.
    Sebagai salah satu anak rantauan dgn tekad baja waktu itu, ungkapan ‘membahagiakan orangtua’ seolah2 bikin nyesss di ati deh. Apalagi ditambah dengan ‘memberangkatkan orangtua ke Tanah Suci’. Akhirnya saya cuma bilang ‘mmm ini terlalu malam, kayaknya ngga bisa trf sekarang deh’
    Dannn mereka pun sampai menawarkan untuk nemenin ke ATM yg agak jauh loh!
    Akhirnya saya janji untuk trf esok paginya dan akhirnya saya pun transfer dan jadi downline temen saya yg perempuan tadi. Yah.. itung2 bantu teman. Tapi memang ngga sedikit nominalnya.. hiks. Udah ada penyesalan waktu itu, karena ikut tanpa seijin orangtua.
    Sejak itu beberapa kali ikut acara2 motivasi yg diadain oleh pihak MLM. Mereka pamerin mobil2nya, angka milyaran di layar LCD. Banyak banget lho yg datang. Waktu itu sih saya sempet merasa hyped dan optimis sekali, dengan niat membantu orang lain.
    Sampai saatnya saya mencari downline… saya memang menargetkan untuk mengajak orang yg tidak saya kenal, karena entah mengapa ada perasaan tidak enak untuk mengajak orang sekitar.
    Di sela2 kegiatan mencari downline lewat facebook, sempet terpikir, kenapa ngga ngajak orang terdekat. Dann deep down ternyata alasannya adalah saya ngga tega ngajak mereka. Masya Allah, berasa dibukain mata saya. Kalau saya ngga tega sama orang terdekat saya, apa alasan saya buat tega sama orang yg bahkan ngga saya kenal? Saya bayangin gimana ke depannya mereka bakal seperti saya waktu itu. Kalaupun mereka sukses, siklus akan terulang pada downline mereka. Saya langsung bergidik.
    Saya langsung stop ngajakin orang, stop ikut2 acara motivasi atau kumpul2 ngga jelas sampe tengah malam. Saya juga ngga pernah nyangka, mengikhlaskan uang setengah juta membuat saya sangat lega, berasa plooong banget. Dalam hati saya mohon ampun sm Tuhan, minta maaf sm orangtua dan orang2 yg sudah saya kirimi pesan di medsos.
    Teman2 saya yg ikut pun tidak pernah lagi mengungkit masalah MLM ini, sepertinya mereka juga keluar.
    Uhhh ngga lagi2 deh. Semoga yg lain segera disadarkan..

    Suka

    • Nasibnya sm persis ga ada bedanya dgn yg sya rasain mas. Ini no WA 085804335726
      Sya Butuh Sharing2 Krn sy masih terikat dgn MLM PT. DUTA NETWORK INDONESIA

      Suka

  3. trimakasih .
    awal nya saya ingin bisnis ini ,
    dan sekarang aku tau yang sebenarnya..
    lebih baik mencegah daripada mengobati..
    smoga mereka semua cepat diberi kesadaran
    dan lebih memilih mencari penghasilan yg jelas dan halal..
    tidak merugikan orang lain demi kepentingannya

    Suka

  4. wah Gan sangat brmnfaat sekali.Trimakasih buat curhataanya saya hampir aja gabung di DNII,hampir terbuai dgn public speaking mereka yg alus, tp saya cek2 artikel dulu dan alhamdulillah nemuin beberapa blog beginian yg mmbahas modus MLM.Saya jd mantab g akan gabung

    Suka

  5. Dulu pernah diajakin temen kampus ikut mlm pulsa2 gitu, krn dia orangnya baik n temen deket pula akhirnya aku gabung (padahal lg ga punya duit dan sampe gadai cincin emas di pegadaian buat ikut) tp bisnis itu mandeg gitu aja. Akhirnya pas dia udh kerja n lulus kuliah dia telpon aku minta maaf trus balikin uang aku, katanya dia ga tenang n takut dosa klo sampe dia ga balikin kerugian yg aku derita.

    Suka

    • wah, kalo begitu balik lagi ke kamunya, apakah dengan join DNI kamu dapet pulsa yang murah dan handal? soalnya ppob lain ya sama, cuma bedanya uang join ya jadi deposit, kalo DNI kan engak, join berapa, deposit sendiri sendiri, kadang ada bonus itu harus banyak titik, belum kualitas servernya yang, bisa dibilang menyedihkan

      tapi semuanya balik lagi ke kamu, mau buang uang untuk sekedar jualan yang bayar join, apa mau join PPOB lain yang gak ada biaya, uang join ya jadi uang deposit,

      Suka

      • Iya kak,,saya juga daftar di paket basic 185, dan saya juga pasang DP mengenai DNI tak bagikan ke teman” kebetulan ada 2 teman saya yg mau join, pengen bisnis kyk saya ,udh bikin rekening tinggal dftar aj.Stlh baca info/pngakuan dr Kaka ,mlh jd sedih np dlu gk cari info dlu,, gilirn dah gbung lg nyari info psitf n negatifny,,,jd nyeselll n ngerasa bersalh ngajakin tmn

        Suka

    • Bener itu kata admin, harga dan layanan bagus gak dibanding PPOB lain. Kalo sama aja ya mending PPOB lain, gak ada biaya buat daftar member. Tapi kalo udah terlanjur ya.. entahlah.
      Kalo kata orang DNI sih “saya sarankan jangan jualan pulsa karena untungnya cuma sedikit”

      Suka

  6. Saya udah join paket yang paling murah karena dikejar terus sama teman saya. Karena atas dasar “gak enak” jadi ya oke lah saya turutin saya kasih deh uang buat jadi member. Tapi syukurlah saya gak menjalankannya sama sekali. Emang dasarnya saya orang malas, wkwkwk

    Suka

  7. waahhh luka lama nihh.. gw dlu juga ngikut DNI wkwkw.. malah berani loh upline gw ngasih utangan buat jadi membernya, tapi setelah beberapa hari kemudian… dikejar2 tuh katanya buat setoran… WHAAT??? nggak bertahan lama tuh kartu gw buang semua deh.. sadar dari khilaf.

    Suka

Berikan Tanggapan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s